PANDUAN PENGGUNAPengantar Catatan Asumsi Rencana
Saat pertama menelusuri topik ini, kamu mungkin bertanya-tanya: sebenarnya apa catatan asumsi rencana, dan kenapa harus dipisahkan dari dokumen rencananya? Di halaman ini kamu dipandu memahami dasar-dasarnya sebelum mencoba menyusun sendiri, dengan penekanan pada sasaran, ukuran keberhasilan, pemilik, tenggat, dan hal-hal yang memang tidak dimasukkan ke dalam lingkup.
Sasaran catatan
Membuat prasyarat rencana terlihat dan bisa diperiksa, bukan tersembunyi di kepala penyusunnya.
Ukuran keberhasilan
Setiap asumsi dapat ditelusuri ke pemilik, dasar, dan tenggat peninjauan yang disepakati.
Hal yang perlu diperiksa
- Setiap asumsi punya pemilik yang bisa dihubungi.
- Setiap asumsi punya tenggat peninjauan yang jelas.
- Asumsi tanpa dasar tidak dipakai dalam rencana.
Jika masih ada yang belum jelas, tanyakan langsung kepada penyelenggara layanan tujuan sebelum melanjutkan. Informasi pada banner adalah materi promosi; ketentuan tertulis pada layanan tujuan tetap perlu dibaca.